KEBAHAGIAAN ADALAH DARI NURANI YANG IKHLAS MENJALANKAN TUGAS PENCIPTA DIRI DAN ALAM RAYA INI

Rabu, 07 Maret 2012

Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match

Siswa mengambil kartu
Guru dalam melaksanakan pembelajaran sering hanya menggunakan satu metode saja yaitu ceramah. Atau dalam pembelajarannya tidak menggunakan alat peraga sehingga pembelajaran yang dilaksanakan tidak menarik minat siswa untuk belajar, karena pembelajaran tersebut tidak memberi kesempatan bagi siswa untuk aktif.

Mendapat poin
Di dalam perkembangan pembelajaran sekarang ini, banyak model pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif sehingga siswa tertarik dan tidak merasa bosan. salah satu model pembelajaran tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe make a match.
a.       Pengertian Pembelajaran Koperatif (Cooperative Learning)
Pembelajaran Kooperatif (cooperative learning) merupakan system pengajaran yang memberi kesempatan kepada anak didik untuk bekerja sama dengan sesama siswa dalam tugas-tugas yang terstruktur. Pembelajaran kooperatif dikenal dengan pembelajaran secara berkelompok. Tetapi belajar kooperatif lebih dari sekedar belajar kelompok atau kerja kelompok karena dalam belajar kooperatif ada struktur dorongan atau tugas yang bersifat kooperatif sehingga memungkinkan terjadinya interaksi secara terbuka dan hubungan yang bersifat interdepedensi efektif diantara anggota kelompok. (Sugandi dalam Tukiran T, dkk, 2011: 55).
Jadi model pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkonstruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri.
b.      Pengertian Make a Match
 Make a match atau mencari pasangan adalah model pembelajaran kooperatif dengan cara mencari pasangan soal/jawaban yang tepat, siswa yang sudah menemukan pasangannya sebelum batas waktu akan mendapat poin.
Pasangan-pasangan yang sudah terbentuk wajib menunjukkan pertanyaan-jawaban dan dibacakan di depan kelas.
c.       Kelebihan dan kekurangan make a match
Kelebihan dari model pembelajaran kooperatif tipe make a match adalah : 1) mampu menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan; 2) materi pembelajaran yang disampaikan kepada siswa lebih menarik perhatian; 3) mampu meningkatkan hasil belajar siswa mencapai taraf ketuntasan belajar secara klasikal.
Kekurangan make a match adalah 1) diperlukan bimbingan dari guru untuk melakukan kegiatan; 2) waktu yang tersedia perlu dibatasi jangan sampai siswa bermain-main dalam pembelajaran; 3) guru perlu persiapan alat dan bahan yang memadai.
d.      Langkah-langkah model Pembelajaran Make a Match
1)      Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaiknya satu bagian kartu berisi soal dan bagian lainnya berisi jawaban.
2)      Setiap siswa mendapat satu buah kartu
3)      Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya
4)      Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
5)      Setetelah satu babak, kartu dikocok lagi agar setiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
6)      Demikian seterusnya; 7) Kesimpulan /penutup

1 komentar:

Netty Lasriany mengatakan...

mkasii info ny..