KEBAHAGIAAN ADALAH DARI NURANI YANG IKHLAS MENJALANKAN TUGAS PENCIPTA DIRI DAN ALAM RAYA INI

Selasa, 01 September 2015

PENGORBANAN ISTRI

Pengorbanan wanita :

  1. Ketika calon suami datang untuk melamar bersama keadaannya yang kurang mampu, dia dilamar tanpa membawa apa-apa hanya mahar semampunya. Mungkin sang wanita kecewa, akan tetapi dengan penuh keikhlasan diterima dengan harapan semoga Allah melimpahkan kebahagiaan dalam rumah tangganya.
  2. Ketika suami menggenggam sendiri gajinya tanpa diberikan kepada istri, sang istri membagi dengan penuh ketelitian gajinya sendiri yang tidak seberapa. Jika gaji dirinya tidak mencukupi maka sang istri berusaha putar akal untuk mencari kerja sampingan. Mungkin menjadi tukang cuci pakaian, menjadi tukang ojek, membuka jasa pengetikan, membuka bisnis kecil-kecilan, asal dapat menambah uang untuk jajan sang anak.
  3. Ketika sang suami menggenggam uang sertifikasinya tanpa diberikan kepada istri, terpaksa sang istri menerima dengan berusaha sabar sambil berbisik Allah Maha Kaya...
  4. Ketika sang suami tergila-gila dengan bisnis online sampai setumpuk hutang, tanah rumah terjual, dengan penuh air mata sang istri keluar rumah menggandeng anak-anaknya sambil berdoa ya Allah limpahkanlah rizki untuk anak-anaku. Sementara sang suami tanpa merasa berdoza tak peduli di mana anak istinya berlindung dari panas dan hujan.
  5. Ketika sang suami selingkuh dengan banyak perempuan, sang istri ingin cerai akan tetapi sang anak menangis dengan mengatakan "aku akan pergi semauku, tak mau ikut ayah..tak mau ikut ibu. Melihat ini dengan hati perih dia menangguhkan cerainya demi anak-anak. Agar anak-anak tidak sakit hati.
  6. Ketika sang suami tidak mau membuatkan rumah, tidak mau memenuhi kebutuhan anak dan kebutuhan rumah tangga, maka sang istri memutar otak pinjam uang di Bank dibayar dengan gajinya untuk mendirikan rumah, dia mengumpulkan uang sertifikasinya untuk membelikan keperluan sekolah anak-anaknya, membelikan gitar, membelikan keyboard, membelikan motor untuk kendaraan ke sekolah. Sang suami malah meminjam motor tapi tak mau membelikan, kemudian dengan bangga memamerkan semua jerih payah istrinya sebagai milik dirinya sendiri kepada orang lain.
  7. Ketika sang suami lebih memilih membantu menyembuhkan orang lain dan meninggalkan istinya yang kesakitan, dan sang istri meminta bantuan saudaranya sendiri untuk membawanya ke dokter.
  8. Ketika semua tertidur pulas, sang istri sudah bangun, memanaskan air, menanak nasi, mencuci pakaian, membersihkan rumah, menyapu halaman, menyiram tanaman, membangunkan anak, menyiapkan anak ke sekolah, menyiapkan sarapan, menyiapkan diri untuk berangkat kerja tanpa sempat sarapan.

Kamis, 20 Agustus 2015

HUT RI KE-70

Siap berangkat
Kemeriahan memperingati HUT RI yang ke-70 terlihat juga di SD Negeri 01 Gutomo. Peringatan HUT RI ke-70 diawali dengan melaksanakan upacara detik-detik proklamasi di SD, hari ke-2 dimeriahkan lomba-lomba. Peserta didik dengan semangat mengikuti kegiatan lomba yang dilaksanakan di SD Negeri 01 Gutomo, antara lain lomba membawa kelereng, memukul air, menerobos tangga, mengambil koin, joged bola, dan lain-lain.

Kepala Sekolah bersama 2 rekan guru mengikuti upacara detik-detik proklamasi di tingkat Kecamatan Karanganyar yang dilaksanakan di Lapangan Desa Karangsari Kecamatan Karanganyar yang dipimpin langsung oleh bapak Camat Karanganyar.


Pengibaran Bendera

Bersama Ka UPT Dindikbud Karanganyar


Selasa, 30 Juni 2015

KEGIATAN GURU DAN ANGKA KREDITNYA

Kegiatan guru yang termasuk dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) antara lain :

  1. Pengembangan Diri
  2. Publikasi Ilmiah
  3. Karya Inovatif
Pengembangan Diri
    a. Mengikuti Diklat Fungsional untuk semua jenjang
        Satuan hasil :
  • Surat Tugas disahkan kepala sekolah
  • Laporan Deskripsi hasil Pelatihan 
  • Sertifikat disahkan kepala sekolah
     Angka Kreditnya :

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) berdasarkan Permennegpan dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2009 BAB I Pasal 1 ayat 2 disebutkan : Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Pada ayat 5 disebutkan: Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi Guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya.
Sedangkan pada ayat 8 dijelaskan : Penilaian kinerja Guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama Guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatan

Unsur dan sub unsur kegiatan Guru yang dinilai angka kreditnya adalah:
a. Pendidikan, meliputi:

Minggu, 28 Juni 2015

ABSTRAK PTK


           Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat dan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe make a match materi tokoh sejarah masa Hindu-Budha dan Islam di kelas V SD Negeri 03 Pododadi.

Jumat, 26 Juni 2015

PENELITIAN TINDAKAN KELAS











PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V TENTANG PENCERNAAN PADA MANUSIA MAPEL IPA
SD NEGERI 03 PODODADI
TAHUN 2010/2011



LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS



Oleh
MUSTINAH, S.Pd.SD
NIP 19690821 199703 2 002
Guru SD Negeri 03 Pododadi UPT Pendidikan Karanganyar
Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah




PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PEKALONGAN
SEKOLAH DASAR NEGERI 03 PODODADI
2010

Selasa, 16 Juni 2015

PENGUMUMAN LULUSAN

Sambutan Kepala Sekolah
Pengumunan kelulusan peserta didik kelas VI SD Negeri 01 Gutomo dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2015.
Panitia penyelenggara ujian sekolah mengundang wali murid kelas VI SD Negeri 01 Gutomo untuk menerima hasil ujian sekolah yang telah ditempuh peserta didik.
Hasil ujian sekolah pada tahun ini belum menunjukkan hasil yang memuaskan akan tetapi patut disyukuri dari 16 peserta didik mencapai ketuntasan kelulusan, sehingga tidak ada peserta didik yang gagal menempuh ujian sekolah.
Usaha yang telah dilakukan guru dalam pelaksanaan pembelajaran dibantu oelh wali murid dengan upaya istighosah telah membuahkan hasil.

Penyerahan hadiah kejuaraan
Peraih kejuaraan I, II, dan III
Peraih nilai lebih dari 90
Sebagai penghargaan, diberikan hadiah kepada peserta didik yang mencapai peringkat I, II, dan III. Disamping itu diberikan juga penghargaan oleh guru pengampu yaitu ibu Sri Sumarasih, S.Pd.SD, kepada peserta didik yang mencapai nilai lebih dari 90 pada mapel ujian sekolah. Peserta yanig mencapai nilai 90 lebih adalah 2 peserta didik pada mapel matematika.