KEBAHAGIAAN ADALAH DARI NURANI YANG IKHLAS MENJALANKAN TUGAS PENCIPTA DIRI DAN ALAM RAYA INI

Jumat, 09 November 2018

YA ALLAH YANG MAHA ESA, AMPUNILAH HAMBA

Di bawah terik mentari di tengah hari, betapa panas menyengat kulit muka, sampai menembus badan yang tertutupi, panaas.... dan membakar. Kulajukan sepeda menyusuri siraman panas ini. 


Lalu bagaimana dengan panas di padang Mahsyar ..????

Ya Allah Yang Maha Esa, ampunilah hambamu ini, sejukkanlah hamba, orang tua hamba, saudara-saudara hamba dan seluruh keluarga hamba di padang mahsyar nanti...
Aamiin...

Alhamdulillaah, akhirnya sampai rumah. Kupijakkan kaki di teras rumah, aku terkejut Subhanallah betapa panas teras rumah disiram matahari sepanjang hari. Menyengat seakan membakar tapak kaki. Sampai tak kuasa menahan panasnya.

Lalu bagaimana dengan panas bara di neraka....???

Ya Allah..., jauhkanlah hamba, orang tua hamba, saudara-saudara hamba dan keluarga hamba dari neraka.....
Aamiin...

Sambil masuk rumah, kurasakan betapa amat gerah, dan panas sekujur tubuh bermandikan keringat. Aku bisa mengganti pakaian untuk mengurangi rasa panas. Kubuka pintu dan jendela sehingga semilir angin menyejukkan....

Ya,.... di dunia manusia masih bisa berganti pakaian untuk mengurangi panas, gimana di dalam kubur yang panas dan tetap panas... makin panas tanpa bisa ganti baju... atau buka pintu jendela...

Ya Allah Yang Maha Esa, Tiada Tuhan selain Engkau, tempat hamba bersyukur dan memohon, ampunilah hamba, jauhkanlah hamba, orang tua hamba, saudara-saudara hamba, dan keluarga hamba dari siksa kubur.....
Aamiin...

Hari ini aku harus mempersiapkan makan. Kusiapkan penggorengan di atas kompor dan kupanasi minyak untuk menggoreng ikan. Minyak mendidih dan ikan pun kumasukkan ke dalamnya. Tak pernah kuduga tiba-tiba ada letusan dari ikan dan melepuhlah tanganku terkena cipratan minyak goreng. Betapa panas kurasakan membakar kulit dan dagingku hingga melepuh. Ini baru minyak goreng yang sedikit ..... lalu bagaimana jika banyak....???

Lalu bagaimana panas minyak di neraka....???  

Ya Allah Yang Maha Esa, ampunilah dosa hamba, jauhkanlah hamba, orang tua hamba, saudara-saudara hamba, dan keluarga hamba dari siksa neraka....
Aamiin

Karena amat lapar kuambil sepiring bubur dari wajan, secepat kilat kusendok bubur dan kusantap.... PANAS yang tiada tertahankan di mulut dan lidah ...... segera kumuntahkan bubur itu.

Lalu bagaimana dengan makanan dan minuman di neraka....

Ya Allah Yang Maha Esa, ampunilah dosa dan khilaf hamba. Limpahkanlah makanan yang mengenyangkan dan minuman yang menyegarkan bagi hamba, orang tua hamba, saudara-saudara hamba, dan seluruh keluarga hamba di dunia dan akhirat...
Aamiin....

Tidak ada komentar: